Pemberian diet pasca operasi.pdf

Makanan yang tidak dianjurkan untuk DPB III adalah makanan dengan bumbu tajam terlalu pedas, asin dan banyak mengandung bahan dari rempah-rempah dan minuman yang mengandung karbondioksida.

PENATALAKSANAAN TERAPI LATIHAN PASCA OPERASI

Pemindahan cairan dan elektrolit juga dibutuhkan. Salemba Medika.

Makanan ini diberikan dalam waktu sesingkat mungkin, karena kurang dalam semua zat gizi. Cara Memberikan Makanan Makanan diberikan sebagai makanan cair yang tidak memerlukan pencernaan lambung dan tidak merangsang jejunum secara mekanis maupun osmotis.

Antibiotik yang dapat diberikan adalah ceftriakson 1 gram dan lain-lain sesuai indikasi pasien. Jumlah pemberian makan diatur berdasarkan resep dari ahli diet. Nutrisi suportif diberikan baik secara intravena menggunakan kateter vena dengan infus formula yang mengandung makronutrisi dan mikronutrisi maupun secara enteral menggunakan tube yang ditempatkan pada perut atau usus halus.

Obat Analgenik Narkotik Obat analgenik narkotik atau opioid dapat digolongkan menjadi opioid natural seperti morfin dan kodein, derivate semisintetik seperti heroin, dan derivate sintetik seperti metadon, petidin. Diet pasca bedah atau post operasi adalah makanan yang diberikan kepada pasien setelah menjalani pembedahan.

Selain itu pada keadaan cachexia peningkatan omega 3 asam lemak pada pakan akan memodulasi produksi sitokin. Memperbaiki ketidakseimbangan elektrolit dan cairan 4. Selain itu, produk tersebut harus mengandung jumlah yang cukup antioksidan.

Pembedahan restorative, dilakukan untuk memperbaiki deformitas atau menyambung daerah yang terpisah. Selain itu dapat diberikan makanan parenteral bila diperlukan. Contoh nabati yaitu tempe, tahu, kacang-kacangan dll. Pasien dengan kekurangan gizi pra operasi memiliki risiko yang jauh lebih tinggi terjadinya komplikasi pasca operasi dan kematian daripada pasien yang memiliki gizi baiksebelum operasi.

Makanan cair dapat berupa susu, tatapi tidak boleh terlalu panas. Pemberian obat premedikasi bisa diberikan secara oral mulut maupun intravena melalui vena. Penanganan dengan metode 4 konservatif maksudnya penanganan fraktur tanpa dilakukan tindakan operasi, misalnya dengan reduksi tertutup.

Penggunaan terapi rantai panjang asam lemak omega-3 dan minyak ikan baru-baru ini telah ditinjau.Kesimpulan: penatalaksanaan diet pada pasien pasca apendektomi di bangsal khusus bedah Bugenvil RSUD Sleman tahun berupa pemberian nutrisi melalui peroral, dengan jenis diet pasca bedah I, III, IV, dan makanan berupa nasi biasa, bubur biasa, dan bubur saring.

Diet pasca bedah II diberikan pada pasien pasca bedah besar saluran cerna/sebagai perpindahan dari diet pasca bedah I. Cara Memberikan Makanan Makanan diberikan dalam bentuk cair kental, berupa kaldu jernih, sirup, sari buah, sup, susu, dan pudding rata-rata kali sehari selama pasien tidak tidur.

Hal yang juga harus diperhatikan dalam pemberian diet pasca operasi untuk mencapai hasil yang optimal adalah mengenai karakter individu pasien.

TUJUAN DIET PASCA BEDAH Tujuan Diet Pasca Bedah adalah untuk mengupayakan agar status gizi pasien segera kembali normal untuk mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh pasien, dengan cara sebagai berikut: 1. Author: Dina ancientmarinerslooe.com Diet Pasca-Bedah lewat Pipa Lambung adalah pemberian makanan bagi pasien dalam keadaan khusus, seperti koma, terbakar, gangguan psikis, di mana makanan harus diberikan lewat pipa lambung atau enteral atau Naso Gastric Tube (NGT).Author: Nuy.

Mengetahui efektifitas pemberian nutrisi enteral serta respons jangka pendeknya pada anak pasca tindakan operasi yang dirawat di RSCM. Metoda. Penelitian eksperimental dengan desain the one group. Diet Pasca-Bedah lewat Pipa Jejunum adalah pemberian makanan bagi pasien yang tidak dapat menerima makanan melalui oral atau pipa lambung.

Makanan diberikan langsung ke jejunum atau Jejunum Feeding Fistula (JFF).Author: Yeni Gizi

Pemberian diet pasca operasi.pdf
Rated 3/5 based on 13 review